Ticket Balap MotoGP di Mandalika Dijual Mulai Akhir November 2019

MATARAM – Kejuaraan balap Moto-GP di sirkuit jalanan dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok akan dilaunching penjualan ticket onlinenya mulai akhir November 2019 mendatang di Jakarta. Jadwal balapnya sendiri, Maret 2021.

Setelah launching tersebut, akan dijual 20 ribu lembar ticket online. Harganya terendah kurang dari Rp 1 juta.

Direktur Konstruksi dan Operasioanl Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Anak Agung Ngurah Wirawan mengemukakannya sewaktu presentasi dalam rapat kordinasi Pariwisata Daerah Nusa Tenggaara Barat, Rabu 9 Oktober 2019. ”Ticketnya dijual online secara digital menggunakan bar code,” katanya.

Menurutnya, sejak awal Oktober 2019 lalu ITDC sudah melakukan land clearing sirkuit. Konstruksi sirkuit jalanan ini dilakukan secara hati-hati agar tidak ada kekeliruan. Sebab, jika terjadi kekeliruan, memerlukan waktu setahun untuk melakukan pengulangan perbaikannya. ”Ini bukan membangun jalan biasa,” ujar Ngurah Wirawan.

Dikatakan bahwa sirkuit MotoGP di Mandalika ini adalah terindah di dunia karena berada di dalam kawasan wisata yang terdiri dari bukit dan pantai.

Selain itu, para pelaku pariwisata di NTB juga diminta kesiapannya sebab ITDC tidak mampu menangani seluruh kebutuhan calon penonton penggemar balap MotoGP ini. ITDC sendiri hanya membangun 1,046 kamar di dalam kawasan Mandalika. Sedangkan penggemarnya yang datang diperkirakan mencapai 20 ribu orang. ”Di dalam Mandalika tidak cukup,” ucapnya.

Karenanya, ia meminta pelaku pariwisata lainnya mampu menyiapkan 10 ribu kamar hotel maupun home stay. Selain itu juga kendaraan transportasi lainnya diantaranya sepeda motor. Selain itu, ia meyakini bahwa penggemar MotoGP ini bisa disebut kalangan ”Bonek” yang menonton balapan apa adanya jika dibanding dengan penggemar balap F1.

ITDC sendiri menyiapkan 12 shelter dan tempat evakuasi jika dalam keadaan darurat seandainya terjadi bencana gempa bumi dan tsunami.

Ngurah Wirawan mengatakan ITDC menjadikan Mandalika sebagai area wisata sport termasuk lari marathon. Selain itu, juga diperlukan adanya perusahaan perjalanan yang siap menangani para penonton yang datang tersebut untuk jalan-jalan mengunjungi obyek wisata. Sebab, selain tiga hari kebutuhan menyaksikan kegiatan balap motor tersebut, mereka juga memerlukan mendatangi  obyek wisata.

Sebelumnya dijelaskan bahwa pertama kalinya di Indonesia pada 2021, Mandalika akan menjadi tuan rumah untuk kompetisi MotoGP. Di dalam kawasan Mandalika Vinci Grand Project, BUMN asal Perancis akan mengembangkan Mandalika Street Race Circuit Cluster.

Proyek cluster seluas 130 hektare tersebut akan melengkapi akomodasi berkelas internasional di The Mandalika. Street-Race Circuit (Sirkuit Jalan Raya) pertama di dunia yang dibangun dari tahap konsep, akan dibangun dengan standar Fédération Internationale de Motorcyclisme (FIM) dan  Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) untuk kelayakan penyelenggaraan kejuaraan dunia balap motor, dan akan menawarkan sejumlah keunggulan yang membuat sirkuit dicanangkan untuk menjadi tuan rumah Grand Prix Mandalika.

Grup DORNA, selaku pemegang hak komersial dan TV ekslusif untuk kejuaraan balap motor terkemuka di dunia, dan ITDC, perusahaan pengembang dan operator destinasi pariwisata terbesar di Indonesia, melakukan kontrak Promoter secara terpisah yakni dengan FIM Road Racing World Championship Grand Prix, yang sering disebut dengan FIM MotoGP™World Championship, dan MOTUL FIM Superbike World Championship.

Penandatanganan telah dilakukan antara Carmelo Ezpeleta, CEO DORNA, dan Abdulbar M. Mansoer, selaku Direktur Utama dari ITDC, di kantor DORNA di Madrid, Spanyol pada tanggal 28 Januari 2019, di hadapan tim Senior Manajemen dari kedua belah pihak dan disaksikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kerajaan Spanyol, Hermono.

Perjanjian menegaskan bahwa Indonesia akan menyambut MotoGP™ dan MOTUL FIM Superbike World Championship pada tahun 2021 mendatang di Pulau Lombok, tepatnya di the Mandalika, yang merupakan kawasan pariwisata berskala besar yang terintegrasi.

CEO Grup DORNA, Carmelo Ezpeleta mengungkapkan uniknya proyek ini, memiliki sirkuit perkotaan berkelas dunia di negara dimana MotoGP memiliki pengikut yang begitu besar. Indonesia adalah pasar utama bagi DORNA dengan pertimbangan presentase penggemar olahraga motor yang tinggal di sini dan atmosfer MotoGP akan semakin kuat begitu sirkuit ini selesai dibangun. Juga, dengan memasukkan Lombok ke dalam kalender WorldSBK menjadikan penawaran ini lebih menarik lagi bagi penggemar lokal yang akan memiliki dua acara Berkelas Dunia di derah itu setiaptahun.”

Seperti pernah dijelaskan oleh General Support ITDC di Lombok Lanang Brata Suta, ITDC telah memulai penyiapan lahan area sirkuit MotoGP seluas 130 hektar yang terdiri 17 tikungan sepanjang lintasan berjarak 4.32 kilometer untuk keperluan 24-27 lap. ”Rencana fisik sirkuit MoToGP dibangun Oktober 2019 dan selesai awal 2021 sesuai jadwal waktu berlangsungnya,” ujar Lanang Brata Suta.

Selain MotoGP, ada pula rencana menggelar balapan Formula 1 (F1) di Lombok. Formula 1 telah terbukti menjadi acara olahraga ketiga yang paling banyak ditonton di dunia setelah Piala Dunia FIFA dan Olimpiade. Dengan 21,1 juta pengikut media sosial, disiarkan televisi di 159 negara, dan rata-rata 200.000 orang menghadiri setiap perlombaan, F1 hampir dipastikan akan melahirkan dampak positif yang menakjubkan.(*/1)

Close Menu